Bagikan konten kami

Pakaian kotor bisa jadi sarang bakteri, jangan diabaikan!. Pakaian sejak dulu meman meiliki fungsi untuk melindungi kulit dari berbagai ancaman di lingkungan. Namun meskipun kita menggunakan pakaian, belum tentu kita benar-benar bersih dari bakteri, virus dan mikroba yang ada di lingkungan. Karena itulah sangat penting untuk menjaga diri dan lingkungan sekitar kita. Selain itu, bukan hanya di tempat-tempat kotor, namun pakaian kotor juga bisa menjadi sarang dari mikroorganisme yang menyebabkan penyakit.

Buat kamu yang senang berolahraga dan mungkin sering melakukan kegiatan keluar, tentu saja resiko pakaianmu menjadi sarang dari mikroorganisme ini bersarang di pakaianmu lebih tinggi. Bukan hanya dari keringat, namun juga dari debu tanah, tanah dan kotoran yang menempel bisa membuat baju mu menjadi sangat kotor. Sangat menarik melihat bagaimana mikroorganisme dapat ditemukan di tempat yang tidak terduga seperti serat-serat pakaian kita. Berikut adalah lima jenis bakteri yang umumnya ditemukan pada pakaian yang kamu gunakan:

Bakteri Berbahaya Pada Pakaian Kotor

1. Micrococcus spp.

Jika pakaian mu bau, bisa jadi bateri ini adalah alasan kenapa baju mu bau nya tidak sedap. Bakteri ini sering ditemukan pada serat pakaian yang telah digunakan. Karena itulah kamu harus mencuci pakaian secara rutin untuk menghindari pertumbuhan bakteri dan tentu saja menghilangkan bau tidak sedap.

2. Staphylococcus spp.

Jika kamu seringkali terkena infeksi kulit, maka bisa jadi bakteri inilah penyebabnya. Bakteri ini merupakan bagian alami dari kulit manusia, meskipun sebagian besar jenisnya aman. Namun, jika kondisi lingkungan yang tepat terpenuhi, Staphylococcus spp. dapat berpotensi menyebabkan infeksi kulit dari pakaian kotor.

3. Corynebacterium spp.

Jenis bakteri ini banyak ditemukan pada pakaian kotor, terutama di daerah dengan kelembaban tinggi seperti ketiak atau daerah yang tertutup pakaian. Bakteri ini berperan dalam pembentukan bau badan yang tidak sedap, oleh karena itu menjaga kebersihan dan sirkulasi udara yang baik sangat penting untuk mengurangi pertumbuhannya.

3. Bacillus spp.

Bacillus spp. adalah jenis bakteri yang juga ditemukan pada pakaian kotor. Beberapa varietas Bacillus memiliki potensi menyebabkan infeksi jika masuk ke dalam luka terbuka pada kulit. Merawat pakaian dengan baik dapat membantu menghindari pertumbuhan bakteri ini.

4. Escherichia coli (E. coli)

Bakteri ini dikenal menyebabkan infeksi dan gangguan pencernaan. Risiko penyebaran bakteri ini dapat meningkat jika E. coli menempel pada pakaian yang digunakan dalam lingkungan yang tidak higienis.

Bakteri-bakteri diatas tentu saja akan sangat merugikan jika kamu tidak mencuci pakaian kotor dengan rutin. Karena itulah pastikan jika kamu sudah melakukan kegiatan berat seperti olahraga dan berbagai kegiatan lainnya, langsung ganti pakaianmu dan cuci dengan benar untuk menghindari bakteri dan kuman yang bersarang. Penting untuk memahami bahwa menjaga kebersihan pakaian dan lingkungan adalah kunci untuk mengurangi pertumbuhan mikroorganisme berbahaya. Dengan demikian, rutin mencuci pakaian dengan deterjen yang efektif dan menjaga kebersihan tubuh dapat membantu menjaga kesehatan dan kenyamanan kita.

Bikin Baju Custom di RakeanSublime!

Biar kamu nggak bingung memilih bahan pakaian yang mudah untuk dirawat, bikin aja baju custom milikmu sekarang juga di RakeanSublime!. Kami menyediakan baju dengan bahan jersey yang berkualitas dan harga yang sangat terjangaku. Sekain itu kamu juga bisa membuat desain gambar baju sesuai dengan yang kamu inginkan tanpa tambahan biaya desain di RakeanSublime!. Baju buatan kami juga sangat mudah untuk dicuci dan tidak mudah kusut!, Pesan sekarang melalui whatsapp kami di sini atau melalui Website rekanan kami di KaosFullPrinting dan 301Kids!


Bagikan konten kami
0 0 suara
Article Rating
Langganan
Beri tahu tentang
guest
0 Comments
Umpan Balik Sebaris
Lihat semua komentar